MENDADAK JADI YOUTUBER

MENDADAK PENDIDIK DADI YOUTUBER

(Antara Media Pembelajaran dan Tambahan Penghasilan)

Dr. Uswatun Hasanah


Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 hingga saat ini, Februari 2021, memberikan sebuah pengalaman hidup yang menyajikan menu jika di Blog yaitu  "MAU TIDAK MAU" bukan "YES or NO" harus dinikmati. Perlahan tapi pasti, pandemi ini mengubah sebuah ability atau kebiasaan yang sudah terbentuk menahun, bahkan puluhan tahun, dalam waktu kurang dari setahun. 

Secara verbal perubahan itu dapat dilihat salah satunya pada penampilann yaitu MASKER. Bisnis jual beli masker sejak awal pandemi hingga saat ini masih menjadi lahan empuk untuk menggeliat membangkitkan ekonomi saat pekerjaan sebelumnya terdampak PHK atau merosot omset. Selain itu saretnya sarana transportasi, ekonomi marketing dll.

Sebuah kebiasaan keluar rumah menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berjabat tangan atau saling berciuman, hingga mengurangi kegiatan sosial yang bergerombol saat ini menjadi karakter baru yang menggantikan kebiasaan yang puluhan tahun tak dilakukan. itu sekelumit dari fakta yang terjadi tidak hanya di Indonesia, tapi Dunia.

Seorang Youtuber pun merasakan kekeringan ide di awal masa pandemi, karena tidak bisa membuat konten di luar. Hikmah dibalik musibah apa yang dapat diambil seorang pendidik di masa PJJ dengan memanfaatkan Youtube atau Blog? Simak juga Channel Youtube di bawah iniπŸ‘‡

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=96-Ps8Fqjg8

Saat PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), guru berusaha untuk tetep hadir meskipun tidak langsung di kelas, tapi sosok wajah maupun suara. Salah satu solusinya adalah memalui Youtube. Awalnya memiliki tujuan utama sebagai alat atau media pembelajaran, menggantikan kehadiran guru. Namun jika jumlah pengguna banyak, mengapa tidak dipikirkan untuk di monetize youtube?. 
Ada beberapa hal atau keuntungan saat seorang pendidik membuat Youtube, diantaranya :
  1. memberi manfaat untuk peserta didik di satuan pendidikannya.
  2. memberi manfaat untuk peserta didik di satuan pendidikan lain.
  3. memberi manfaat untuk guru lain.
  4. memberi manfaat untuk orang tua peserta didik saat mendampingi anaknya belajar.
  5. Jika Viewer diatas 4000 Jam, Subscriber diatas 1000, maka Youtuber akan mendapatkan tambahan penghasilan.
Setali tiga uang bisa dilakukan saat guru memiliki Blog, maka guru dapat monetize dari Blog sekaligus Youtube. Mengapa demikian? karena guru tersebut memasukkan Youtube nya juga di Blog yang dia buat.
Bukan bersyukur atas pandemi, tapi bagaimana mencari peluang dari keterpurukan untuk menjadi guru yang inovatif dan kreatif di masa pembelajaran jarak jauh yang entah berakhir kapan.

Uus Abdullah, 12/02/2021



Related

hiburan 3547852036988715939

Posting Komentar

emo-but-icon

follow us !

Trending

item