MIMPI PELAWAK

MIMPI PELAWAK 

Karya: Uus Abdullah 

Kala aku menahan luka
Kemana kata "sayang" yang dulu kudengar 
Ketika lututku kelu menahan rindu penebusan janji 
Tak kulihat sejengkal kelingking bergeser tuk benahi
Begitupun saat jiwa ini tak mampu gapai penutup badan 
Hanya kulihat tatapan mata yang hanya mampu melihat tanpa mampu berbuat.
Ternyata kau lemah 
Bahkan dibandingkan lalat tak bersayap 
Ternyata kau buta 
Bahkan dibandingkan piaraanku yg masih mampu melihat di tengah gelap 
Ternyata kau bisu
Bahkan lebih mulia pohon kamboja penghuni pusara tua, yg setia memberi bunganya. 
Dan kini kau masih menari bangga atas mimpimu jadi makhluk sempurna 
Disaat sesungguhnya kau jadi tertawaan diantara daun fatamorgana mu
Sampai kapan kau jadi pelawak..... 

Sragen, 25 Juni 2015
Sketsa hidup Korban Titian Semu )


Related

sastra 6320635107135593755

Posting Komentar

emo-but-icon

follow us !

Trending

item