BARISAN TERMAHAL ABAD INI

BARISAN TERMAHAL ABAD INI

Uus Abdullah




Aku tidak menyuruhmu ada di barisan terdepan
Tapi paling tidak ikutlah berteriak di depan pagar istana
Agar telinga mereka makin pengar
Karena dengan berteriak bersama mungkin mereka akan bangun
Dari tidur nyenyak selama lima tahun…bahkan lebih….

Aku juga tidak menyuruhmu berteriak gratis
Telah kusiapkan amplop-amplop pengganti suara
Dari sponsor-sponsor pengganti  peluhmu
Serta sekotak nasi ayam potong dan lalapan mentimun
Karena aku cukup paham kamu tidak lagi mau gratis disaat seperti ini
Termasuk ketika memilih para bos di kursi tidur

Kalau mereka mencari duit dengan menabur duit
Biarlah kita mencari duit dengan bermodal suara dan paku bertali
Karena pada kenyataannya semua tak punya nyali
Kalaupun ada, hanya bisa dihitung jari

Inilah yang disebut pemerintahan yang saling tahu diri
Dan tak ingin mati karena kejujuran yang telah lama terbeli 
Karena itu, jangan dijual murah suara ini
agar dapat duit sana sini

Pada pimpinan rombonganmu, sampaikanlah
Siapa yang terlantang dia yang menang
Naiklah di atas jeruji pagar dan kap mobil sewaan
Agar lebih fantastis dan bernilai jual
Dan amplop yang kau terima makin tebal
Ingatlah anak istri kelaparan di rumah
Berharap kau ada di baris terdepan dan masuk tivi-tivi

Sementara itu seorang tukang cukur di depan istana hanya terpekur
Sulit menghitung jumlah koordinasi demo yang telah terjadi
Di bawah pohon mangga tempat dia mangkal mengais rejeki
Ratusan kali dia diajak partisipasi yang disebut membela negeri
Tapi nurani sejatinya tak mau menanggapi

Cukup bermodalkan gunting dan pisau cukur menikmati keadilan
Menjual jasa ke semua orang bermodal kejujuran
Cukur anak lima ribu dan dewasa sepuluh ribu
Karena rambut pun tak mungkin pendek terus
Begtupun  masalah yang ada di muka bumi
Tak akan pernah berhenti bergulir
Jika berhenti berarti MATI

Tukang cukur pun kembali bekerja
Memotong rambut demonstran yang dibentuk segala macam
“Kalau model begini lima belas ribu mas”


Purwantoro, 22 November 2013






Related

sastra 5218020015202156546

Posting Komentar

emo-but-icon

follow us !

Trending

item